Saat pertama kali ingin mulai berinvestasi, banyak orang langsung bertanya-tanya, jenis investasi yang aman untuk pemula itu sebenarnya apa, dan apakah bisa dimulai dengan modal kecil. Kekhawatiran ini wajar, karena tanpa pengalaman, memilih instrumen investasi memang bisa terasa membingungkan.
Padahal, ada banyak pilihan investasi yang aman untuk pemula dan relatif stabil. Kuncinya bukan mencari yang paling menguntungkan, tetapi yang paling mudah dipahami dan nyaman dijalankan secara rutin.
Sebelum memilih jenis investasi, ada satu hal yang tidak kalah penting, yaitu memastikan kondisi keuangan sudah cukup tertata. Jika ingin memahami fondasi ini lebih dulu, kamu bisa membaca panduan tentang cara memulai investasi untuk pemula dengan modal kecil yang membahas langkah-langkah dasar secara lebih lengkap.
Di tahap awal, lebih baik menghindari instrumen investasi yang agresif. Sesuai pembahasan artikel ini, lebih baik memilih jenis investasi yang aman untuk pemula, yang pergerakan harganya tidak terlalu tajam.
Jenis investasi yang pergerakannya tidak terlalu tajam biasanya membuat proses belajar terasa lebih nyaman. Perubahan nilainya masih mudah diikuti, sehingga pemula tidak cepat merasa khawatir atau bingung harus mengambil keputusan.
Di tahap ini, yang penting bukan hasil yang langsung terlihat, tetapi terbentuknya ritme dan pemahaman yang membuat investasi terasa sebagai bagian dari kebiasaan, bukan sesuatu yang memberatkan.
Prinsip ini juga sejalan dengan berbagai edukasi keuangan resmi. Dalam salah satu publikasi Kementerian Keuangan, masyarakat diingatkan bahwa memahami literasi keuangan dan risiko merupakan langkah penting sebelum mulai berinvestasi, agar keputusan yang diambil lebih tepat dan sesuai dengan kondisi masing-masing.
Ciri-ciri Investasi yang Aman untuk Pemula
Sebelum memilih, ada beberapa ciri yang bisa dijadikan patokan agar lebih mudah menentukan apakah suatu investasi aman untuk pemula atau tidak.
Beberapa di antaranya:
- pergerakan nilainya tidak terlalu ekstrem, sehingga tidak membuat panik ketika terjadi perubahan harga
- mudah dipahami cara kerjanya, termasuk dari mana keuntungan berasal dan apa saja risikonya
- bisa dimulai dari nominal kecil, sehingga tidak memberatkan dan lebih nyaman untuk belajar
- tersedia di platform resmi dan memiliki pengawasan dari otoritas yang berwenang
Investasi yang memiliki ciri-ciri seperti ini biasanya lebih mudah diikuti, terutama bagi yang baru mulai dan masih membangun pemahaman.
Sebaliknya, jika suatu investasi terasa terlalu rumit, tidak jelas bagaimana cara kerjanya, atau menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat, sebaiknya perlu lebih berhati-hati dan mencari informasi tambahan terlebih dahulu sebelum memutuskan.
Untuk memahami tanda-tanda yang lebih spesifik dan agar tidak terjebak skema yang merugikan, kamu bisa membaca panduan lengkap di artikel Ciri-ciri Investasi Bodong dan Cara Menghindarinya.
Jenis Investasi yang Aman untuk Pemula dengan Modal Kecil
Berikut beberapa pilihan investasi yang aman untuk pemula yang paling umum direkomendasikan.
Reksa Dana
Reksa dana adalah jenis investasi di mana dana dari banyak investor dikumpulkan, lalu dikelola oleh manajer investasi ke berbagai instrumen seperti deposito atau obligasi.
Karena dikelola secara profesional dan dananya tersebar ke beberapa aset, risikonya biasanya lebih terkontrol dibandingkan jika membeli instrumen sendiri tanpa pengalaman.
Bagi pemula, reksa dana sering dianggap lebih aman karena:
- pengelolaannya dilakukan oleh pihak yang berpengalaman
- dana tersebar ke beberapa aset (diversifikasi)
- tersedia pilihan dengan tingkat risiko yang berbeda
Dari berbagai jenis reksa dana, pasar uang dan pendapatan tetap biasanya menjadi pilihan pertama karena pergerakannya relatif lebih stabil dibandingkan jenis lainnya.
Reksa Dana Pasar Uang
Reksa dana pasar uang sering menjadi pilihan pertama karena risikonya relatif rendah dan pergerakannya cenderung stabil. Jenis investasi ini menempatkan dana pada instrumen jangka pendek seperti deposito dan surat utang jangka pendek, sehingga fluktuasinya tidak terlalu besar.
Selain itu, modal awalnya juga kecil, sehingga tidak terasa berat bagi yang baru mulai.
Instrumen investasi ini cocok untuk:
- tujuan jangka pendek
- belajar memahami investasi untuk pemula
- menyimpan dana sementara sebelum dialihkan ke instrumen lain
Dibandingkan jenis reksa dana lain, pasar uang cenderung lebih stabil karena tidak banyak dipengaruhi perubahan harga saham atau obligasi jangka panjang.
Jika kamu tertarik untuk memulainya, pelajari panduan lengkap mengenai Mengenal Reksa Dana Pasar Uang: Investasi Yang Cocok untuk Pemula Modal 100 Ribu untuk mendapatkan simulasi keuntungan dan cara membelinya secara praktis.
Reksa Dana Pendapatan Tetap
Reksa dana pendapatan tetap memiliki potensi hasil sedikit lebih tinggi dibanding pasar uang, dengan risiko yang masih tergolong moderat. Jenis investasi ini umumnya berisi obligasi, sehingga pergerakannya masih relatif terkendali meskipun bisa sedikit lebih berfluktuasi dibanding pasar uang.
Biasanya cocok untuk:
- tujuan jangka menengah
- pemula yang sudah mulai memahami investasi
Dibandingkan reksa dana saham, pendapatan tetap biasanya lebih stabil karena tidak bergantung langsung pada pergerakan harga saham yang bisa berubah lebih cepat.
Emas
Emas sering dipilih karena mudah dipahami dan cenderung stabil dalam jangka panjang. Banyak orang menggunakan emas sebagai pelindung nilai, bukan untuk keuntungan cepat, tetapi untuk menjaga daya beli uang agar tidak terlalu tergerus inflasi.
Salah satu keunggulan emas adalah nilainya cenderung bertahan dalam jangka panjang. Harga emas memang bisa naik turun dalam waktu singkat, tetapi pergerakannya tidak seekstrem beberapa instrumen lain.
Selain itu, emas sudah digunakan sebagai penyimpan nilai sejak lama, sehingga kepercayaan terhadapnya relatif tinggi.
Emas juga dianggap sebagai jenis investasi yang aman untuk pemula karena tidak bergantung langsung pada kinerja perusahaan atau kondisi pasar saham. Ketika kondisi ekonomi tidak stabil, emas justru sering dicari, sehingga nilainya cenderung tetap terjaga atau bahkan meningkat.
Emas cocok untuk:
- tujuan jangka panjang
- menjaga nilai uang dari inflasi
- menjadi bagian penyeimbang dalam portofolio investasi
Karena sifatnya tersebut, banyak orang menempatkan emas sebagai salah satu cara untuk melindungi nilai kekayaan.
Obligasi Negara (SBN Ritel)
Instrumen ini cukup menarik karena diterbitkan oleh pemerintah dan memberikan imbal hasil dalam bentuk kupon yang dibayarkan secara berkala. Karena diterbitkan negara, tingkat kepercayaannya relatif tinggi dan sering dianggap sebagai salah satu jenis investasi yang stabil.
SBN ritel biasanya memiliki jangka waktu tertentu, sehingga cocok digunakan untuk tujuan keuangan yang sudah memiliki perkiraan waktu.
Kelebihannya:
- risiko relatif sangat rendah karena dijamin pemerintah
- penghasilan rutin dari kupon yang dibayarkan secara berkala
- cocok untuk tujuan jangka menengah
Selain itu, SBN ritel juga cukup mudah diakses karena pembeliannya bisa dilakukan secara online melalui mitra distribusi resmi.
Dengan karakteristik yang cenderung stabil dan adanya imbal hasil yang jelas, instrumen ini sering dipilih oleh investor yang menginginkan keseimbangan antara keamanan dan hasil.
Perlu diketahui juga bahwa obligasi negara biasanya tidak dibeli secara rutin setiap bulan seperti reksa dana atau saham. SBN ritel hanya tersedia pada periode penawaran tertentu yang dibuka beberapa kali dalam setahun.
Karena itu, banyak orang menyiasatinya dengan menyisihkan dana terlebih dahulu, lalu membeli ketika masa penawaran dibuka.
Dengan cara ini, obligasi tetap bisa menjadi bagian dari rencana investasi, meskipun pembeliannya tidak dilakukan setiap bulan. Instrumen ini sering digunakan sebagai pelengkap dalam portofolio, sementara investasi rutin bulanan tetap dilakukan di instrumen lain yang lebih fleksibel.
Saham
Saham juga bisa menjadi pilihan investasi yang aman untuk pemula, terutama bagi yang ingin mengejar pertumbuhan dalam jangka panjang. Namun, saham memiliki pergerakan harga yang bisa berubah cukup cepat, sehingga tidak semua orang merasa nyaman di awal.
Karena itu, saham biasanya lebih cocok dicoba jika:
- sudah memiliki dana darurat
- sudah memahami dasar investasi
- siap berinvestasi untuk jangka panjang dan tidak mudah panik saat harga naik turun
Untuk tahap awal, sebaiknya fokus pada saham perusahaan besar dan stabil (sering disebut saham blue chip). Saham jenis ini umumnya memiliki bisnis yang sudah mapan dan pergerakannya cenderung lebih stabil dibandingkan saham yang kurang likuid atau bersifat spekulatif.
Memulai dengan nominal kecil juga bisa menjadi cara yang lebih nyaman untuk belajar memahami pergerakan saham tanpa tekanan berlebihan. Seiring waktu, pemahaman biasanya akan berkembang, dan keputusan investasi pun bisa menjadi lebih matang.
Cara Memilih Investasi yang Cocok
Setiap orang memiliki kondisi keuangan, tujuan, dan kenyamanan terhadap risiko yang berbeda, sehingga pilihan investasi juga tidak harus sama. Jenis investasi yang cocok untuk orang lain belum tentu sesuai untuk kondisi kita.
Beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan:
- tujuan investasi
- jangka waktu
- kemampuan menyisihkan dana
- kenyamanan terhadap risiko
Misalnya, jika dana kemungkinan akan digunakan dalam waktu dekat, biasanya lebih aman memilih instrumen yang relatif stabil. Sebaliknya, jika tujuan masih jauh di masa depan, pilihan investasi bisa lebih fleksibel karena memiliki waktu lebih panjang untuk berkembang.
Selain itu, penting juga menyesuaikan investasi dengan kondisi keuangan sehari-hari. Investasi sebaiknya tidak membuat pengeluaran utama terganggu atau menimbulkan tekanan yang berlebihan.
Memahami kondisi sendiri sering lebih penting daripada mengikuti pilihan orang lain, karena investasi yang terasa nyaman biasanya lebih mudah dijalankan secara konsisten dalam jangka panjang.
Di Mana Mulai Investasi?
Setelah mengetahui pilihan dan jenis investasi yang aman untuk pemula, pertanyaan berikutnya biasanya adalah di mana bisa memulainya. Saat ini, sebagian besar investasi sudah bisa dilakukan secara online melalui platform resmi, sehingga prosesnya jauh lebih mudah dibandingkan beberapa tahun lalu.
Berikut beberapa tempat yang umum digunakan untuk memulai investasi.
Reksa Dana
Reksa dana bisa dibeli melalui:
- aplikasi investasi seperti Bibit atau Bareksa
- beberapa bank yang menyediakan layanan reksa dana
- platform marketplace reksa dana yang bekerja sama dengan manajer investasi
Aplikasi investasi biasanya menjadi pilihan banyak pemula karena prosesnya sederhana dan pilihan produknya cukup beragam.
Emas
Emas bisa dibeli melalui:
- Pegadaian Digital
- fitur emas di beberapa aplikasi keuangan seperti aplikasi mobile Bank
- toko emas terpercaya untuk emas fisik
Emas digital sering dipilih karena bisa dibeli dalam jumlah kecil dan penyimpanannya lebih praktis.
Obligasi Negara (SBN Ritel)
Obligasi negara biasanya dibeli melalui:
- bank yang menjadi mitra distribusi
- aplikasi investasi yang ditunjuk pemerintah, seperti Bareksa
Pembelian SBN biasanya dibuka pada periode tertentu, sehingga perlu menunggu masa penawaran yang diumumkan secara resmi.
Saham
Saham dibeli melalui perusahaan sekuritas menggunakan aplikasi trading saham, misalnya:
- Ajaib
- Stockbit
- IPOT
Sebelum membeli saham, investor perlu membuka rekening efek terlebih dahulu, yang prosesnya saat ini sudah bisa dilakukan secara online.
Tips Memilih Platform
Apa pun jenis investasi yang dipilih, pastikan:
- platform terdaftar dan diawasi OJK
- memiliki reputasi yang baik
- mudah digunakan
Memulai dari platform yang resmi membantu mengurangi risiko yang tidak perlu dan membuat proses investasi lebih nyaman.
Simulasi Investasi Rutin per Bulan
Agar lebih mudah membayangkan bagaimana investasi berkembang dari waktu ke waktu, berikut contoh simulasi investasi jika dana ditambahkan secara rutin setiap bulan.
Angka ini menggunakan asumsi rata-rata imbal hasil jangka panjang yang masih realistis untuk kondisi di Indonesia, sehingga tujuannya hanya sebagai gambaran, bukan sebagai patokan pasti.
Hasil bisa berbeda tergantung jenis produk, kondisi pasar, dan lamanya investasi dijalankan.
- Reksa dana: ±7% per tahun (campuran pasar uang & pendapatan tetap)
- Emas: ±6% per tahun (rata-rata jangka panjang)
- Saham: ±12% per tahun (rata-rata jangka panjang indeks dan saham besar)
Jika investasi Rp100.000 per bulan
| Jangka Waktu | Reksa Dana | Emas | Saham |
|---|---|---|---|
| 3 Tahun | ± Rp. 3.990.000 | ± Rp. 3.930.000 | ± Rp. 4.300.000 |
| 5 Tahun | ± Rp. 7.150.000 | ± Rp. 6.970.000 | ± Rp. 8.160.000 |
| 10 Tahun | ± Rp. 17.300.000 | ± Rp. 16.380.000 | ± Rp. 23.000.000 |
Jika investasi Rp300.000 per bulan
| Jangka Waktu | Reksa Dana | Emas | Saham |
|---|---|---|---|
| 3 Tahun | ± Rp. 11.970.000 | ± Rp. 11.800.000 | ± Rp. 12.920.000 |
| 5 Tahun | ± Rp. 21.470.000 | ± Rp. 20.930.000 | ± Rp. 24.500.000 |
| 10 Tahun | ± Rp. 51.900.000 | ± Rp. 49.160.000 | ± Rp. 69.000.000 |
Jika investasi Rp500.000 per bulan
| Jangka Waktu | Reksa Dana | Emas | Saham |
|---|---|---|---|
| 3 Tahun | ± Rp. 19.960.000 | ± Rp. 19.660.000 | ± Rp. 21.500.000 |
| 5 Tahun | ± Rp. 35.790.000 | ± Rp. 34.880.000 | ± Rp. 40.830.000 |
| 10 Tahun | ± Rp. 86.500.000 | ± Rp. 81.930.000 | ± Rp. 115.000.000 |
Kesimpulan
Memilih investasi yang aman untuk pemula bukan berarti menghindari risiko sepenuhnya, tetapi memilih risiko yang masih bisa dipahami dan dikelola. Reksa dana, emas, dan obligasi negara sering menjadi pilihan awal yang realistis karena relatif stabil dan mudah dipelajari.
Jika sudah memiliki pemahaman tentang dasar investasi dan memiliki pengelolaan keuangan yang baik, tahap investasi bisa dinaikkan, yaitu investasi pada saham.
Yang paling penting bukan mencari instrumen investasi terbaik, tetapi memulai dari yang sesuai kondisi dan melakukannya secara konsisten. Dalam jangka panjang, kebiasaan kecil yang dilakukan rutin biasanya memberi hasil yang jauh lebih berarti.
FAQ: Pilihan Investasi yang Aman untuk Pemula
Beberapa pilihan yang sering digunakan pemula adalah reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, emas, dan obligasi negara. Instrumen ini relatif stabil dan bisa dimulai dari nominal kecil.
Tidak ada investasi yang benar-benar tanpa risiko. Istilah “aman” biasanya mengacu pada instrumen yang risikonya lebih rendah dan pergerakannya tidak terlalu ekstrem.
Saat ini banyak investasi yang bisa dimulai dari puluhan ribu rupiah, terutama reksa dana dan emas digital. Yang penting adalah konsistensi, bukan besar kecilnya nominal di awal.
Boleh, tetapi sebaiknya dimulai dengan nominal kecil dan setelah memahami dasar investasi. Saham memiliki fluktuasi yang lebih tinggi dibandingkan instrumen lain.
Waktu terbaik biasanya ketika kondisi keuangan sudah cukup stabil dan dana darurat tersedia, sehingga investasi tidak mengganggu kebutuhan utama.
Banyak orang memilih investasi rutin karena lebih mudah dilakukan dan membantu membangun kebiasaan. Menunggu dana besar justru sering membuat rencana investasi tertunda.
Pastikan investasi dilakukan melalui platform resmi dan terdaftar di OJK, pahami cara kerjanya, dan hindari investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat.







